Jumat, 24 Februari 2012

My Lill kitties

Dulu waktu masih di IPB gue punya 4 ekor 3ekor anak kucing kampung.. "Kucing Kampung"? iyah bener, KUCING KAMPUNG.. kenapa dengan ras yang satu ini?? emang kadang terjadi sedikit diskriminasi terhadap ras kucing ini tapi entah kenapa untuk ke-4 anak kucing ini terlihat sangat menggemaskan..
Cerita ini berawal saat ada kucing betina dewasa yang melahirkan 4 ekor anak kucing, karena kasihan maka gue memutuskan untuk merawatnya. Dan gue kasih nama anak itu dengan sebutan meng-meng, ming-ming, mong-mong, mung-mung, berdasarkan dari umur kelahirannya.. *hal ini gue simpulkan berdasarkan pengamatan hampir 4 bulan hidup bareng mereka*..

Dan sejak saat itu gue merasa dianggap orang terdekat mereka.. Hampir 1 tahun gue tinggal bareng mereka.. Banyak suka-duka hidup bareng mereka.. *nangis bombay* Mulai dari ngasih mereka makan tiap pagi dan malem juga susu putih *tidak boleh menyebutkan merk*.. Makanan favorite mereka adalah ikan tongkol dan baso goreng yang dicampur pake nasi dan biasanya dibuat dalam beberapa wadah terpisah juga susu-nya..
Hell, anak kucing kampung minum susu?? bergizi sekali mereka.. :)
But, there's a sad story behind, mung-mung the little bro was died.. :"( Ceritanya mung-mung adalah kucing termanja dari semuanya, dia selalu gue suapin kalo makan dan saat usia 2 bulan bertepatan dengan liburan semester 1 bulan maka gue pulang ke rumah dan saat kembali lagi ke bogor tiba-tiba mung-mung tidak pernah datang ke kosanku.. saat itulah gue menyimpulkan mung-mung MATI.. ya MATI... *nangis dipojokan kamar mandi dibawah shower yang nyala*.. Merasa bersalah juga ninggalin kucing manja itu sampe dia mati.. dan gue nangis beneran dongsss.. 

Ok, lanjut ceritanya yaaa....
Menurut gue ke-3 kucing itu tumbuh bak ulat yang berubah menjadi kupu-kupu.. kenapa demikian??? jawabannya karena gue berhasil merawat KUCING KAMPUNG yang BEAST menjadi para PRINCE CHARMING di kalangan kucing sekitar kosan.. Hal ini teruji mereka menjadi kucing yang diperebutkan anak kuliahan di sana.. cukup bangga melihat perubahannya..

Ok, mari berkenalan dengan mereka :
Kakak pertama : meng-meng, memiliki belang putih dan kuning ke orange-an, agresif, sabar, cuek..
Kakak kedua : ming-ming, memiliki belang hitam, abu dan putih, manja, minta perhatian lebih, suka dielus dan tidur di pangkuan *rada kayak cewe* -__-"
Kakak ketiga : mong-mong, memiliki donimasi warna putih dan terdapat belang hitam dibeberapa bagian tubuhnya, mata agak sipit karena saat kecil pernah berantem dan terluka dibagian matanya, kalem..
Anak terakhir : mung-mung, memiliki warna putih, kuning, hitam dan abu di bagian tubuhnya, paling manja, susah makan dan mati diusia yang masih sangat belia 2 bulan


Tapi, semenjak gue pindah dari Bogor ke Semarang gue udah ga pernah liat mereka bertiga.. Kadang ortu masih suka nanya soal mereka.. Ortu gue yang tadinya ga suka kucing melihat mereka jadi suka.. Dulu kalau gue sibuk di kampus, kucing-kucing ini yang nemenin ortu selama dikosan.. 
Kalau gue inget mereka bertiga kadang suka mendadak galau..

dokumentasi mereka:

*dari kiri ke kanan : Meng-meng, gue, mong-mong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar